Senin, 28 Maret 2011

Desa Aneh yang Hanya berPenduduk 1 Orang


Desa ini ditinggal pergi oleh seluruh penduduknya. Kini tinggal seorang pria saja yang betah untuk tinggal sendirian, tanpa wanita, tanpa anak, tanpa tetangga maupun binatang peliharaan.Terkadang saya butuh ‘sendiri’. Sesekali menikmati kesendirian ternyata enak juga tanpa suara hp. Cobain deh! Atau kalau mau, datang ke Bali pas Hari Raya Nyepi, tapi jangan tinggal di hotel besar.

Tapi kalau tinggal sendiri selama berhari-hari…???


Adalah seorang pria bernama Don Sammons (60th) yang sudah terbiasa tinggal sendirian. Di rumah? Tidak! Dia tinggal di dalam sebuah desa aneh yang hanya berpenduduk 1 orang, yaitu dirinya. Sendirian!

desa Buford berpenduduk 1 orang

Desa Buford terletak di Wyoming, Colorado, daerah perbukitan dengan suhu rendah terlebih di musim dingin. Desa ini telah ditinggalkan oleh seluruh penghuninya yang memilih untuk tinggal di tempat lain untuk mencari penghidupan yang lebih baik karena merasa wilayah ini tidak akan bisa berkembang (dailymail.co.uk).

Namun tidak demikian dengan Kakek Sammons yang kekeh untuk tetap tinggal di sana walaupun seorang diri.

Sammons meninggalkan Los Angeles tahun 1980 bersama istri dan anaknya dan memilih menetap di Buford yang ketika itu masih dihuni oleh sekitar 2000 orang pekerja rel kereta api. Ketika istrinya meninggal 15 tahun lalu, anaknya yang kini berusia 26 tahun pun memilih untuk pindah ke kota Colorado.


desa Buford berpenduduk 1 orang

desa Buford berpenduduk 1 orang

Sammons mengelola sendiri sebuah pom bensin kecil dan sebuah toko untuk melayani mereka yang mampir dalam perjalanan lintas negara. “Dalam sehari toko saya bisa dikunjungi 1000 orang di musim panas, namun menurun hingga 100 orang saja di musim dingin,” kata Sammons yang mengklaim dirinya sebagai raja di Buford.

desa Buford berpenduduk 1 orang

Sebagai raja, tentunya Sammons bebas berkeliaran di desanya, masuk ke bangunan-bangunan tua seperti kantor pos, bangunan sekolah, bangunan toko-toko dan beberapa rumah yang tanpa penghuni.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar